Berita / Akademik

Perkaya Wawasan Mahasiswa, Prodi Ilmu Hadits Gelar Seminar Tentang Living Hadits dan Hadits Digital

Raja Ritonga, M.Sy (Koord. Humas) - 04 Juli 2022


Panyabungan - 4 Juli 2022. Untuk memperkaya wawasan mahasiswa seputar metodologi dan kajian hadits di era digital, Program Studi Ilmu Hadis STAIN Madina sukses menggelar Seminar Ilmu Hadis pada hari Sabtu (1/7) yang betempat di Aula Gedung Baru STAIN Madina. Seminar kali ini mengangkat tema "Arah Baru Kajian Hadits di Indonesia ; Living Hadits dan Kajian Hadits Digital". Dengan mendatangkan pemateri ahli dibidang tersebut, yaitu Dr H. M. Tohir Ritonga, Lc., MA dan Dr. Juriono, M.Ag.

Dalam kata sambutan sekaligus Membuka acara, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Madina, Dr. Irma Suryani Siregar, M.Pd menyampaikan penting bagi mahasiswa agar selalu up to date dalam kajian seputar Hadis. Dengan mengetahui berbagai macam aplikasi, sofware dan situs-situs internet yang menyediakan layanan tentang Hadits. Tujuannya untuk membantu dalam kemudahan mencari referensi Hadis-hadis Nabi yang dibutuhkan. Beliau sangat mengapresiasi atas terselenggaranya seminar ini. "mahasiswa harus mengambil sebanyak mungkin ilmu yang akan disampaikan oleh pemateri hebat kita, jangan sampai kita ketinggalan di era digital ini." kata Dr. Irma.

Ilham Ramadhan Siregar, M.Ag, Ketua Prodi Ilmu Hadits menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian penting dalam pengembangan khazanah mahasiswa Ilmu Hadits di era digital. Beliau berharap para mahasiswa mampu mengaplikasikan berbagai pengetahuan seputar hadits digital dengan baik. "kita akan selalu mensupport dan memfasilitasi mahasiswa untuk terus bergerak maju sesuai perkembangan zaman salah satunya melalui seminar ini." Ujar Ilham.

Dr. Tohir Ritonga membuka  materi tentang living hadits. Beliau mengatakan bahwa kajian ini tergolong baru dikalangan akademisi. Beliau  juga membahas sejarah dan perkembangan living hadits serta langkah-langkahnya dalam penelitian.

Materi kedua dilanjutkan oleh Dr. Juriono. Beliau mengarahkan mahasiswa untuk memperkaya keilmuannya dalam penggunaan aplikasi komputer dan mobile. Dimana teknologi tersebut yang mendasari adanya digitalisasi hadits. Seperti penggunaan maktabah syamilah, akses situs internet yang menunjang hadits digital dan berbagai aplikasi mobile lainnya. Bukan hanya hadits digital, beliau juga memasukkan al-Qur'an digital sebagai bahan materinya, yang mana keduanya sangat berhubungan.

Sekalipun acara diadakan di hari sabtu, namun tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk mengikuti acara. Bahkan acara diikuti oleh mahasiswa STAIN Madina dari berbagai Program Studi. Dosen Ilmu Hadits dan Ilmu al-Qur'an dan Tafsir turut mendampingi berlangsungnya seminar ini.

Ayo Semangat! STAIN Madina Menuju IAIN. (Tim Humas)

Share To :