Berita / Kampus

STAIN Madina Perkuat Kepedulian Sosial, Prodi PIAUD STAIN Madina Terjun Langsung Ke Lokasi Pengungsian Banjir di Kecamatan Siabu

Admin Humas - 30 November 2025


Panyabungan, 29 November 2025 – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Mandailing Natal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir di Kecamatan Siabu, khususnya di Desa Muara Batang Angkola dan Desa Tanjung Siala. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekali dalam satu semester.

Pelaksanaan PKM difokuskan pada layanan pendampingan dan pemulihan trauma bagi anak-anak usia dini yang mengungsi di SDN 037 Desa Tangga Bosi III, tempat warga dari Desa Muara Batang Angkola dan Desa Tanjung Siala berkumpul. Setelah melakukan koordinasi, kegiatan ini mendapatkan dukungan pimpinan STAIN Madina Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., dan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Siabu.

Di lokasi pengungsian, Tim melaksanakan berbagai kegiatan Rekreasional dan Edukatif seperti permainan yang bersifat menghibur, lomba pengetahuan Agama sederhana, serta aktivitas yang dirancang untuk membantu mengurangi trauma pada anak-anak. Antusiasme anak-anak sangat tinggi, mereka larut dalam kegembiraan tanpa mengingat kondisi sulit yang sedang dialami.

Di tengah pelaksanaan kegiatan, rombongan Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Bapak Erwin Efendi Lubis, SH, tiba di lokasi untuk memberikan dukungan. Beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dedikasi Tim STAIN Madina serta memberikan bantuan biaya kepada Dosen dan Mahasiswa. “Terus semangat dan terus berkarya, terkhusus kepada Mahasiswa STAIN Mandailing Natal,” ujarnya.

Tim PKM membawa berbagai bantuan berupa kebutuhan bayi dan balita seperti popok, susu, dan roti, hasil dari open donasi civitas akademika STAIN Mandailing Natal atas arahan Ketua STAIN Madina Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag. Selain itu, Tim juga memberikan hadiah buku dan alat tulis untuk anak-anak yang sudah bersekolah. Sementara itu, bagi anak-anak yang belum bersekolah, STAIN Madina memberikan tempat makan dan botol minum sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebutuhan dasar mereka selama berada di pengungsian. Bantuan dan hadiah tersebut menjadi penyemangat bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan, yang jumlahnya mencapai sekitar 40 orang.

Pemerintah Kecamatan Siabu, Kepala Desa Muara Batang Angkola, dan Kepala Desa Tanjung Siala menyampaikan apresiasi mendalam kepada STAIN Mandailing Natal. Mereka berharap agar kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk KKN Mahasiswa, dapat kembali dilaksanakan di desa-desa tersebut mengingat hubungan baik yang telah terjalin sejak STAIN Madina masih berstatus STAIM.

Masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua STAIN Mandailing Natal dan seluruh civitas akademika atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata yang masih jarang dilakukan, khususnya dalam memberikan pendampingan trauma kepada anak usia dini pascabencana.

Dosen dan Mahasiswa yang terlibat mengaku merasakan suasana haru ketika anak-anak menunjukkan kedekatan dan meminta agar para kakak Mahasiswa tetap tinggal lebih lama bersama mereka. Ke depan, STAIN Madina berencana menindaklanjuti kegiatan ini dengan mendorong prodi lain untuk turut mengadakan PKM di wilayah-wilayah terdampak bencana di Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan PKM ini menjadi bukti komitmen STAIN Mandailing Natal dalam mengabdikan ilmu, kepedulian, dan tenaga demi membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana yang membutuhkan perhatian khusus.

 

 

 

Ayoo Semangat STAIN menuju IAIN (Tim Humas)

 

Share To :