Berita / Kampus

Ketua STAIN Mandailing Natal Hadiri Taklimat Presiden di Istana Negara

Admin Humas - 15 Januari 2026


Jakarta – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal, Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menghadiri Taklimat Presiden Republik Indonesia bersama Para Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Istana Negara, Kamis (15/01/2026). Kegiatan strategis ini menjadi ruang dialog dan refleksi antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Para Guru Besar dan Pimpinan Perguruan Tinggi sebagai Elit Akademik Bangsa.

Refleksi atas Taklimat Presiden Republik Indonesia

Taklimat Presiden Republik Indonesia kepada Para Guru besar dan pimpinan perguruan tinggi di Istana Negara pada hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, bukan sekadar pidato seremonial, melainkan sebuah interpelasi moral dan intelektual kepada elit akademik bangsa. Di hadapan “the brains of the country”, Presiden tidak sedang memuji pencapaian gelar dan jabatan, melainkan menggugat fungsi, orientasi, dan kebermaknaan elit intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Guru Besar Sebagai Penjaga Akal Sehat Bangsa

Pernyataan Presiden tentang jenderal yang korup sebagai “kriminal” adalah penegasan etika tanpa kompromi. Sikap ini menuntut resonansi dari dunia akademik. Guru besar tidak boleh netral terhadap ketidakadilan struktural. Netralitas dalam situasi timpang sering kali adalah bentuk keberpihakan terselubung terhadap status quo.

Perguruan tinggi harus berani melahirkan intelektual publik, bukan hanya akademisi administratif. Ilmu harus menjadi cahaya yang mengganggu ketidakadilan, bukan nyaman sebagai alat legitimasi bagi kekuasaan tanpa kontrol.

Dari Menara Gading ke Medan Pengabdian

Taklimat Presiden Prabowo sejatinya adalah seruan untuk rekonstruksi peran elit intelektual. Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan keberanian moral, kepedulian sosial, dan komitmen kebangsaan.

Guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dipanggil untuk turun dari menara gading—bukan meninggalkan akademik, tetapi menghidupkannya di tengah persoalan nyata bangsa. Karena pada akhirnya, ilmu yang tidak membela kehidupan hanyalah kecerdasan yang sia-sia, dan elit yang tercerahkan adalah mereka yang menjadikan pengetahuan sebagai jalan pengabdian.

Sumper Mulia Harahap, Ketua STAIN Mandailing Natal mengapresiasi dan memberikan respect terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang mengundang pimpinan Perguruan Tinggi untuk mendengarkan Asta Cita Presiden sekaligus ajakan untuk bersama membangun bangsa san negara sesuai fungsi masing-masing.

 

 

 

Ayoo semangat STAIN menuju IAIN (Tim Humas)

Share To :